Teman SMA si Cemberut

Waktu SMA, saya punya teman yang kerjanya setiap jam istrahat hanya duduk di meja cemberut di kursi. Padahal setiap teman yang ada di sekeliling nya semua bergembira, cari makanan (paling tepatnya incar2 makanan teman, hoho) ada juga yang saling olok, tapi yang satu ini cemberut aja kerjanya kayak apanya mirip donald bebek. hho. akhirnya untuk bisa tidak cemberut, saya datangi dia sambil sapa. "Ada apa? kok cemberut? Kataku. Dibalik dugaan ku, ternyata si teman saya ini ngamuk.... Akhirnya saya yang awalnya niat baik untuk membantu, ujung2 nya dikatain pengganggu.... Kabur deh tunggang langgang, soalnya buku disampangnya sudah mau dilemparin ke saya.

Sesekali waktu, saya ditempat sama guru saya bersama teman saya ini dalam satu kelompok. ujung2nya bukan diskusi tapi saling mempertahankan ego (Maklum anak SMA) yah..  mau gimana lagi dy sudah benci sama saya, tapi selaku pria yang tidak sombong (Puji ale) saya menganggap biasa permasalahan ini.

Di ujung perpisahan sekolah pun, ketidak cocokkan masih ada aja. akhirnya persahabatan yang ingin dibangun sirna juga...

Setahun pun terlewati, dari tamat sekolah. Kabar teman SMA mulai gak terdengar, tapi masih ada harapan bertemu teman2 semua. Namun bagaimana lagi? Tugas Kuliah numpuk, dan banyak hal yang lain yang menyita waktu.

Hari itu, tepatnya di rumah kost salah satu teman kuliahan. Handphone berdering, tak ada nama hanya nomer yang tertera.

Siapanya? Kataku dalam hati

Ternyata yang menelpon, teman ku yang selalu cemberut di SMA (Namanya Rahasia aja, ngamuk nantinya hehe). dia meminta maaf, saya seketika memaafkannya juga. dia terkaget kok bisa2nya saya memaafkannya secepat itu. dihitung dosa2 dia lebih banyak ke saya, (gak tahu dah, Allah yang lebih tahu.) dia gembira sekali, saya hanya sekedar menyampaikan. Gak ada yang sulit memaafkan orang, karena dikebalikannya kita juga sering membutuhkan kata maaf itu.

Waktu mungkin berlalu, dalam kenangan kepahitan atau apapun namanya itu. Tapi Intinya memaafkan itu akan membesarkan Hati..

0 komentar:

Posting Komentar