skip to main |
skip to sidebar
Relawan PKS
1. Masalah bencana, orang pasti bertanya... "Mana PKS? Katanya Peduli..."
2. Saat PKS datang, mereka berkata ... "Dasar PKS!!! Membantu warga
bencana pake bendera partai, tidak ikhlas, cuma sekedar pencitraan"
Dilema PKS, diantara dua sisi orang yang hanya melihat apa yang bisa DIBENCI dari PKS.
Bagi TNI dan beberapa petugas SAR yang sering berada di lokasi bencana,
dan bagi orang-orang yang sering berada di lingkup penanggulangan
korban bencana. Pasti mengenal PKS dan tim Kepanduan PKS, saya yakin.
Dan pasti mereka tidak akan berkomentar seperti diatas. Karena:
1. Pasti orang sering menjadi tim penanggulangan/relawan korban bencana
akan mengetahui orang-orang PKS, karena Kepanduan PKS seringkali
menjadi tim penanggulangan/relawan bencana yang datang lebih awal dari
lainnya, bahkan berani mendatangi daearah-daerah yang dianggap sebagai
pusat bencananya. Ini bukan berdasarkan ucapan semata, tetapi ini
pengalaman saya dan tim Kepanduan PKS lainnya ketika berada di lokasi
bencana.
2. Seorang yang berada di lokasi bencana, wajib dan
harus memakai atribut yang jelas. Biarpun itu Ormas, Partai, Pencinta
Alam, SAR, TNI, dsb. Kenapa harus memakai atribut? Karena agar jelas,
datang dari tim mana, dan bantuan apa yang diberikan.
Hal ini untuk meminimalisir jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Jikamembantu dalam bentuk bantuan sembako, baju, pembalut, popok, susu,
dsbnya. Ini juga harus jelas yang membantu siapa dan dari mana. Agar
tahu, jika suatu waktu terdapat sesuatu, seperti barangnya kadaluarsa,
membuat orang keracunan makanan, atau pembalutnya rusak saat masih di
bungkusnya, susunya kadaluarsa, dsb.
Atau bagi Tim SAR-nya,
juga harus jelas dari tim mana. Agar ketika terjadi sesuatu, misalkan
hilang, meninggal, dsbnya. Akan cepat diketahui.
Nah, hal-hal
seperti inilah yang membuat atribut itu bisa jadi adalah wajib digunakan
oleh relawan bencana dan bantuan untuk pengungsi.
Tetapi bagi
orang-orang yang cuma duduk manis di rumah, dan sekedar melihat tv dan
membaca koran. Yang mereka tidak pernah berkecimpung dalam hal relawan
bencana, mereka tentu tidak mengetahui hal-hal spesifik yang sangat
penting tersebut.
Mereka tentu tidak akan tahu, bagaimana ada
pengungsi yang keracunan karena dapat dari bantuan yang tidak jelas
siapa yang memberikan. Atau bahkan menemukan seorang yang meninggal,
dikira korban bencana tetapi relawan bencana yang tanpa atribut. Ini
semakin menyulitkan penanganan bencana.
Jadi, orang-orang yang
bergelar Profesor, Doktor yang hanya sekedar gemar mengkritik PKS,
sekali-kali juga ikut terjun ke daerah bencana. Jangan sekedar "tamasya
bencana", yaitu lihat-lihat sebentar, foto-foto lalu pulang. Tetapi
benar-benar ikut evakuasi korban bencana, datang di daerah yang
dinyatakan sebagai pusat bencana, membagikan bantuan, tinggal sementara
di lokasi bencana, dsbnya.
Saya yakin, orang-orang yang
hidupnya sudah enak dirumah, nonton tv, baca koran, itu tidak akan
sanggup menjalani rutinitas tim relawan bencana, apalagi seperti tim
Kepanduan PKS dan tim khususnya Korsad PKS.
Salam "Siaga, Setia, Bakti"
Oleh: Abu Jaisy
0 komentar:
Posting Komentar